Rabu, 20 Maret 2013

Lafadz Istighosah






الفَاتِحَة 3x
  1.  
(Surat Al-Fatihah)
أسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ 3x
  1.  
Astaghfirullahal’adzim
Saya mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung

لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إلَّا بِا للهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ 3x
  1.  
Laa haula wa laa quwwata illa billahil ‘aliyyil adzim
Tiada daya untuk menjauhi maksiat kecuali dengan pemeliharaan Allah dan tiada kekuatan untuk melakukan ketaatan kecuali dengan pertolongan Allah

أللَّهُمَّ صَلِّي عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ x3
  1.  
Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala sayyidina Muhammad.
Ya Allah. Limpahkanlah rahmat dan kemuliaan kepada junjungan kami Nabi Muhammad berserta keluarganya.

لَا إلهَ إلَّا أنْتَ سُبْحَانَكَ إنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِيْنَ x40
  1.  
Laa ilaha illa anta subhaanaka inni kuntu minadz dzolimin
Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau, Maha Suci Engkau, Sungguh aku termasuk orang-orang yang telah berbuat dzalim

73 Faedah dan Manfaat ber Dzikir





Dzikir berarti ingat,zikrullah selalu mengingat Allah SWT atas kebesaran dan keagungannya.berdzikir merupakan amalan istimewa yang dilaksanakan oleh baginda Rosulullah SAW dan para sahabatnya.
lafadz dzikir kepada Allah banyak sekali macamnya,tetapi selain mengucapkan di mulut hendaklah memahami dan merenungi makna yang terkandung di dalamnya dengan perasaan yang khusyuk dan bersungguh-sungguh dengan perasaan cinta yang mendalam kepada Allah swt.

menurut Ibnu al-Qoyyim Rahimahullah ada 73 manfaat dari berdzikir kepada Allah diantaranya :

1. Mengusir setan dan menjadikannya kecewa.
   2. Membuat Allah Ridho’.
   3. Menghilangkan rasa sedih,dan gelisah dari hati manusia.
   4. Membahagiakan dan melapangkan hati.
   5. Menguatkan hati dan badan.
   6. Menyinari wajah dan hati.
   7. Membuka lahan rezeki.
   8. Menghiasi orang yang berdzikir dengan pakaian kewibawaan, disenangi dan dicintai manusia
   9. Melahirkan kecintaan.
  10. Mengangkat manusia ke maqam ihsan.
  11. Melahirkan inabah, ingin kembali kepada Allah.
  12. Orang yang berdzikir dekat dengan Allah.
  13. Pembuka semua pintu ilmu.
  14. Membantu seseorang merasakan kebesaran Allah.
  15. Menjadikan seorang hamba disebut disisi Allah.
  16. Menghidupkan hati.
  17. Menjadi makanan hati dan ruh.
  18. Membersihkan hati dari kotoran.
  19. Membersihkan dosa.
  20. Membuat jiwa dekat dengan Allah.

Lafadz Ibadallah....




‘Ibaadallah rijaalallaah/aghiitsuunaa li ajlillaah
Wa kuunuu ‘awnanaa fillaah/’asa nahzhaa bi fadhlillaah

Wahai hamba-hamba Allah (para awliyaullah), wahai para pejuang Allah
Berilah kami pertolongan karena Allah
Jadilah engkau penolong kami dalam segala ibadah kepada Allah
Semoga kami beruntung dengan karunia Allah

Wa yaa aqthaab wa yaa anjaab/wa yaa saadaat wa yaa ahbaab
Wa antum yaa uulil albaab/ta’aalaw wan shuruu lillah

Wahai para wali Qutub, wahai para wali Anjab
Wahai para pemimpin kami dan para kekasih Allah
Kalian semua wahai ahli-ahli ibadah
Datanglah dan tolonglah kami karena Allah

Sa-alnaakum sa-alnaakum/waliz-zulfa rajaw naakum
Wa fii amrin qashadnaakum/fa syudduu azmakum lillaah

Kami memohon, memohon kepada kalian
Untuk mendapatkan kedekatan kepada rahmat Allah
Kami harapkan kalian
Dalam persoalan (masalah), kami bermaksud kepada kalian,
Maka mantaplah tekad kalian untuk menolong kami karena Allah

Fa yaa rabbi bi saadaatii/tahaqaqlii isyaaraati
‘asa ta’tii bi syaaratii/wa yashfuu waqtuna lillaah

Wahai Tuhanku, dengan pangkat para pembesarku,
Buktikanlah semua keinginan-keinginan itu,
Semoga datang semua yang menggembirakanku
Dan menjadi suci (tenang) waktu (kehidupan kami) untuk Allah

Bi kasyfil juhbi ‘an ‘aynii/wa raf’il bayni min baynii
Wa thamsul kayfa wal ‘ayni/bi nuuril wajhi yaa Allah

Dengan terbukanya bukti pada pandangan kami
Terangkatnya jarak pemisah antara aku dengan Engkau
Terhapusnya cara (tanpa menggambarkan, tanpa menempatkan)
Berkat cahaya Dzat-Mu ya Allah

Shalaatullaahi mawlaanaa/’alaa man bil hudaajaanaa
Wa man bil haqqi awlaanaa/syafii’il khalqi ‘indallah

Semoga Rahmat Allah Tuhan kami,
Dilimpahkan atas Nabi yang datang kepada kami dengan hidayah petunjuk
Dan kepada orang yang telah menunjukkan kebenaran agama
Yang memberikan pertolongan kepada makhluk nanti di Sisi Allah

La ilaha ill Allah, la ilaha ill Allah/la ilaha ill Allah yuhyil qalba dzikrullah
La ilaha ill Allah, la ilaha ill Allah/la ilaha ill Allah Muhammadun Rasulullaah

Tiada Tuhan selain Allah yang menghidupkan hati, ingat kepada Allah
Tiada Tuhan selain Allah Nabi Muhammad utusan Allah

Merawat dan Memperbaiki Batin...




DALAM sebuah kisah sufi yang terkenal, tersebutlah sebuah kisah tentang seorang pemuda ahli ibadah dan seorang pecinta dunia. Suatu hari, si ahli ibadah memasuki hutan yang penuh dengan singa. Melihat kedatangan pemuda ahli ibadah tadi, singa-singa di hutan itu merasa senang dan menyambutnya. Sementara itu, si pecinta dunia yang tatkala itu sedang berburu, baru saja memasuki hutan yang sama. Melihat kedatangan si pecinta dunia dan rombongannya, singa-singa itu mengaum siap menerkam sehingga membuat mereka merasa ketakutan.

Si ahli ibadah melihat kejadian itu dan dia berusaha menenangkan singa-singa tersebut. Maka berkatalah si ahli ibadah kepada si pecinta dunia dan orang-orangnya setelah menenangkan singa-singa ini, “Kalian hanya memperbagus dan memperindah penampilan luar saja, maka kalian takut kepada singa. Adapun kami, kami selalu memperbaiki dan memperbagus batin kami, sehingga singa pun takut kepada kami.”

Kisah di atas memuat pelajaran penting tentang hati sebagai pusat kebaikan. Hati adalah ibarat Raja yang punya hak veto dalam memerintah seluruh anggota jasmani menuju perbuatan baik atau jahat. Untuk merawat dan memperindah hati agar bercahaya, maka seseorang perlu terus-menerus mempertahankan dan mengamalkan kebaikan. Hati akan terus bersih, bening dan bercahaya jika kejahatan terus dihindari, jauh dari debu-debu dengki, riya`, takabbur, dan cobaan dijalani dengan ikhlas.